Minggu, 09 Oktober 2022

Astaghfirulloh!!! Kasus KDRT Rizky Billar pada Lesti Kejora, Picu Orang ...


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar pada Lesti Kejora memicu kekhawatirkan orang untuk takut menikah.
Sekretaris Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr. Agung Frijanto, SpKJ mengatakan, selain itu kasus KDRT) Rizky Billar pada Lesti Kejora juga membuat orang yang pernah mengalami hal serupa bisa kembali mengalami keterpurukan.
"Iya, jadi apa berita-berita di media itu bisa men-trigger kasus-kasus apapun ya kasus-kasus kekerasan, bunuh diri yang ditayangkan berulang-ulang bisa menginspirasi dan bisa men-trigger, yang buat dulu pernah korban KDRT dia jadi flashback lagi ya menjadi traumanya, muncul lagi," kata dia beberapa waktu lalu.
Ia pun menyarankan, agar edukasi terkait KDRT, kasus kekerasan termasuk bunuh diri ditingkatkan masif layaknya arus informasi soal kasus KDRT yang sering ditayangkan berbagai media.
"Jadi sebaiknya tayangan-tayangan itu juga diberikan pemahaman juga edukasi kepada tenaga edukasi, tenaga expert dalam bentuk talk show atau lain-lain sehingga orang yang merasa jadi trauma sebaiknya dia konsultasi coba untuk supaya tidak ter-trigger, tercetus gara-gara menyaksikan info-info tersebut," ungkap dia.
Sementara, orang yang takut menikah karena khawatir mengalami KDRT, Dokter Firman juga menyarankan segera lakukan konsultasi dengan ahli atau pakar, apalagi kecemasannya berlebihan.
"Kalau itu memang sangat mengganggu , kecemasannya berlebihaa, ya itu bisa dinamakan sebagai gangguan cemas yang berlebihan itu bisa dilakukan konseling, konsultasi kepada psikiater.
Psikolog agar dia bisa memahami bahwa ada insert pada dirinya. bbahwa itu sebenarnya ada kecemasan yang berlebihan yang bisa di atasi," ungkap dokter Firman.
Disampaikannya lebih lanjut, adapun dampak kesehatan mental bagi orang yang menjadi korban KDRT seperti PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pascatrauma, depresi, kecemasan, penyalahgunaan obat, sampai keinginan bunuh diri.

0 komentar:

Posting Komentar